Autopsi pun dilakukan terhadap bangkai hewan raksasa tersebut. Hewan mamalia itu pun akhirnya dipotong menjadi sejumlah bagian kecil menggunakan alat berat yang biasa digunakan untuk konstruksi jalan.
"Kami harus melakukan evakuasi terhadap bangkai dan sperma dari ikan paus tersebut. Bila dibiarkan, kemungkinan dapat mengganggu wilayah setempat," ungkap juru bicara dewan kota Redcar seperti dikutipAFP, Kamis

Bangkai itu sendiri dibawa dengan menggunakan kontainer dan pasir. Warga pun ramai-ramai melihat proses pemindahan tersebut dan takjub dengan ukuran sperma dari ikan paus ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar